rully's posts with tag: touching story~

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag touching story~
Blog Entrycerita seorang teman...May 30, '07 12:28 AM
for everyone

Katanya dia dah gak cinta lagi.....

Katanya dia dah gak peduli lagi....

Tatkala rasa udah mati saat tau dirinya dikhianati

Masih ada tanggung jawab yang harus dijalani...

Sepertinya dia mengkhawatirkan buah hatinya...

Bagaimana jadinya mereka nanti

Padahal kalo diliat dia wanita yang serba bisa....

Wanita yang andal mengurus rumah tangganya...

Bisa berjuang untuk perekonomian keluarganya....

Tetapi katanya dia tidak mendapatkan penghargaan dari semua itu...

Apa yang harus aku katakan....

Sedangkan yang kutahu hanya tiap orang punya masalah...

Hanya cara kita menyelesaikannya saja...

Ada masalah yang harus dicari jalan keluarnya

Ada masalah yang harus dilupakan saja...

Karena semua itu tak ada gunanya dipertentangkan....

Tinggal terserah kita memilih... dengan berbagai opsi yang akan terjadi...

Teman oh teman .... aku hanya bisa menjadi pendengarmu yang baik...

Semoga masalahmu dapat diselesaikan dengan baik


Blog Entrywat going on?????May 7, '07 11:31 PM
for everyone

Terpaku aku bingung ....

Marah....

Kesal....

dan segumpal perasaan gak enak lainnya...

pengennya melampiaskan tetapi entah kepada siapa...

Beribu tanya timbul dalam hatiku....

Kalo mereka gak mau mengapa Tuhan engkau memberikan...

Mungkin aku berdosa mempertanyakan kekuasaanMu...

Tetapi aku benar benar tidak mengerti....

Apakah maksudnya semua ini... tolonglah aku yang bodoh ini... selalu nyeri bila mendengar begitu banyak anak yang disiksa oleh orang orang yang seharusnya di pangil malaikat penjaga.... oh ibu... dimanakah hatimu??????????

baca: klik.com tetang kematian yang misterius dari Akila....


Blog Entry"Malaikat Kecilku ajari aku tentang Kasih"Aug 11, '06 4:21 AM
for everyone

GUYS GW DAPET STORY NIH -INTERESTING~ BIKIN TERHARU

Janji….

Istriku berkata kepada aku yang sedang  baca Koran :

"Berapa lama lagi kamu baca  koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang utk makan."

Aku taruh Koran & melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Sindu. Tampak ketakutan, air matanya banjir didepannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam / yogurt (nasi khas India / curd rice).

Sindu anak yg manis & termasuk pintar dlm usianya yg baru 8 thn.

Dia sangat tidak suka makan curd rice ini.

Ibu & istriku msh kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada "cooling effect".

Aku mengambil mangkok dan berkata

Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini?

Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak2 sama ayah.

Aku bisa merasakan istriku cemberut dibelakang punggungku.

Tangis Sindu mereda & ia menghapus air mata dgn tangannya & berkata

boleh ayah, akan saya makan curd rice ini tidak hanya bbrp sendok tapi semuanya akan saya habiskan, tapi saya akan minta ..

agak ragu2 sejenak

akan minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya.

Apakah ayah mau berjanji memenuhi permintaan saya?

Aku menjawab

oh pasti sayang.

Sindu tanya sekali lagi betul nih ayah?

Yah pasti

sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut sbg tanda setuju.

Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama, istriku menepuk tangan Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi, janji kata istriku.

Aku sedikit khawatir dan berkata:

Sindu jangan minta komputer atau barang2 lain yg mahal yah, karena ayah saat ini tdk punya uang.

Sindu menjawab :

jangan khawatir, Sindu tdk minta barang2 mahal kok.

Kemudian Sindu dgn perlahan2 & kelihatannya sangat menderita, dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu

Dalam hatiku aku marah sama istri & ibuku yang memaksa Sindu utk makan sesuatu yang tidak disukainya.

Setelah Sindu melewati penderitaannya, dia mendekatiku dgn mata penuh harap.

Dan semua perhatian (aku, istriku dan juga ibuku) tertuju kepadanya.

Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin / dibotakin pada hari Minggu.

Istriku spontan berkata permintaan gila, anak perempuan dibotakin, tidak mungkin.

Juga ibuku menggerutu

jgn terjadi dlm keluarga kita, dia terlalu banyak nonton TV.

Dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan kita.

Aku coba membujuk :

Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain

kami semua akan sedih melihatmu botak.

Tapi Sindu tetap dengan pilihannya,

tidak ada 'yah, tak ada keinginan lain kata Sindu.

Aku coba memohon kepada Sindu :

tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami.

Sindu dgn menangis berkata :

ayah sudah melihat bgmn menderitanya saya menghabiskan nasi susu asam itu dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi permintaan saya, kenapa ayah sekarang mau menarik / menjilat ludah sendiri?

Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral, bahwa kita harus memenuhi janji kita terhadap seseorang apapun yang terjadi, seperti Raja Harishchandra (raja India jaman dahulu kala )untuk memenuhi janjinya rela memberikan tahta, harta / kekuasaannya, bahkan nyawa anaknya sendiri.

Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku :

janji kita harus ditepati.

Secara serentak istri dan ibuku berkata :

apakah kamu sudah gila?

Tidak

jawabku

kalau kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri.

Sindu permintaanmu akan kami penuhi.

Dengan kepala botak, wajah Sindu nampak bundar dan matanya besar dan bagus.

Hari Senin, aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Sindu botak berjalan ke kelasnya dan melambaikan tangan kepadaku.

Sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya.

Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari mobil sambil berteriak,

Sindu tolong tunggu saya.

Yang mengejutkanku ternyata, kepala anak laki2 itu botak.

Aku berpikir mungkin"botak" model jaman sekarang.

Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari mobil dan berkata :

anak anda, Sindu, benar2 hebat.

Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia sekarang, Harish, adalah anak saya, dia menderita kanker leukemia.

Wanita itu berhenti sejenak, menangis tersedu-sedu,

bulan lalu Harish tidak masuk sekolah, karena pengobatan chemo therapy kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi kesekolah takut diejek / dihina oleh teman2 sekelasnya. Nah Minggu lalu Sindu datang kerumah dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang  mungkin terjadi, hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Harish.

Tuan dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia.

Aku berdiri terpaku dan aku menangis.

Malaikat kecilku tolong ajarkanku tentang kasih.


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help